in

Sekilas Tentang Alexandre Pato, Pemain Brazil yang Disebut Netizen Kembaran Reza Rahadian

Sudah menjadi rahasia umum, jika banyak artis di Indonesia disebut oleh para netizen mempunyai kemiripan wajah dengan pesepakbola dunia. Meski tidak seratus persen sama, bila mereka disejajarkan agaknya kalian akan sedikit susah membedakan. Seperti contohnya adalah Alexandre Pato, Bintang Brazil yang kerap disamakan dengan seorang Reza Rahadian artis termasyur Indonesia.

Berbicara tentang Pato, ternyata pesepakbola itu tidak hanya mirip dengan artis tanah air saja. Mantan AC Milan ini, rupanya juga mempunyai kemampuan oke di atas lapangan. Bahkan beberapa kali sukses merengkuh capaian manis di atas lapangan. Apakah benar seperti itu? Yuk mari bersama kita buktikan bagaimana hebatnya kembaran Reza Rahardian ini di atas lapangan hijau.

Pesepakbola yang ketika mudanya miliki prestasi hebat

Walaupun kini bermain di Asia, namun kiprah saat muda seorang Alexandre Pato tentu tidaklah bisa dipandang sebelah mata. Selain mampu tembus skuad AC Milan di usia belasan tahun, ia juga sukses raih beberapa penghargaan istimewa. Seperti pada 2009 dianugerahi gelar Golden Boy, lalu di tahun yang sama ia juga sukses merengkuh Serie A Young Footballer of the Year.

Alexander Pato berkostum AC Milan [Sumber Gambar]
Lalu selang setahun setelah raih tersebut, Pato bersama Milan mendapatkan lambang supremasi tertinggi sepak bola Italia, Seri A. Jauh sebelumnya sebelum di Milan, pria kelahiran 1989 ini juga terpilih sebagai Talenta Terbaik Dunia U-20 versi majalah Match! dan World Soccer edisi September 2007.

Pemain Brazil yang sukses pecahkan rekor legenda sepak bola Pele

Selain capaian luar biasa tadi, dalam kariernya Alexandre Pato juga sempat memecahkan rekor legenda hidup jagat sepak bola yaitu Pele. Pria 29 tahun ini lampaui catatan mantan punggawa Santos tadi, dalam urusan pencetak gol termuda di kejuaraan FIFA. Pato menciptakan hal tersebut saat beralaga di ajang Piala Dunia Antar klub tahun 2006 di mesir.

Aksi luar biasa Pele [Sumber Gambar]

Dimana saat itu, gol yang ia ciptakan ke gawang Al-Ahly, dibuat saat umurnya 17 tahun dan 102 hari. Melampaui rekor Pele yang mana sempat menorehkan gol di usia 17 tahun 239 hari pada 1958. Selain tuliskan sejarah, di ajang tersebut Pato juga membantu klubnya, Internacional menjadi juara, setelah di partai puncak sukses menaklukkan raksasa Eropa dan Spanyol, Barcelona.

Penyerang Negeri Samba yang sudah torehkan  100 gol di sepak bola

Berkat torehan bagus di 2006, nama Pato pun melambungkan tinggi. Bakatnya menarik banyak perhatian tim-tim besar Eropa, mulai dari Real Madrid, Arsenal, sampai AC Milan. Tapi, seperti telah kita bersama nama klub terakhir tadi akhirnya menjadi labuhan pemain berjuluk si bebek itu. Bersama klub berkostum merah hitam tersebut, Alexandre mampu torehkan 177 penampilan.

Ketika Pato bermain di kompetisi Liga Inggris [Sumber Gambar]
Ngomong-ngomong pertualangan di dunia sepak bola, selain torehan pertandingan mantan punggawa Chelsea juga tergolong rajin menorehkan gol. Dari penelusuran penulis, di tujuh tim yang pernah disinggahinya, kini Pato sudah torehkan lebih dari 100 gol. Dan di AC Milan untuk sementara menjadi klub terbanyak Pato hasilkan gol.

Bintang Amerika Latin yang menang melawan penyakit keras

Kendati jalannya menjadi superstar lapangan hijau terlihat mulus, tapi ketika masih muda Pato alami banyak cobaan hidup. Salah satunya adalah saat ia pada usia 10 tahun harus menderita tumor di lengannya. Lantaran, mahal pengobatannya, ia sempat pasrah dengan keadaan membahayakan tersebut.

Pato menjadi punggawa Sao Paulo [Sumber Gambar]
Di tengah sikapnya sudah menyerah tersebut, akhirnya sebuah mukjizat mendatangi mantan pemain Timnas Brazil U-20 ini. Dimana ada seorang dokter yang dermawan mampu menolongnya dengan suka rela tanpa biaya. Titik balik tersebut, tidaklah disia-siakan oleh pemain berjuluk SI Bebek ini. Pasca, kejadian itu Pato terus tempa diri di Brazil hingga menjadi pemain muda seperti telah dijelaskan di awal tadi.

BACA JUGA: Kenalan dengan Javier Zanetti, Legenda Sepak Bola yang Disebut-sebut Mirip Wulan Guritno

Melihat capaian-capaian bagusnya tadi, agaknya melihat Pato sekarang bermain di Liga China menjadi sebuah hal sedikit mengejutkan. Pasalnya, secara kualitas ia bisa dikatakan mampu bersaing di Eropa. Tapi, terlepas dari hal itu, kondisi Pato sedikit menjadi bukti jika uang di kompetisi Negeri Tirai Bambu memang bisa menggonda siapa saja.

Written by Galih

Galih R Prasetyo,Lahir di Kediri, Anak pertama dari dua bersaudara. Bergabung dengan Boombastis.com pada tahun 2017,Merupakan salah satu Penulis Konten di sana. Lulusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang. Awalnya ingin menjadi pemain Sepak Bola tapi waktu dan ruang justru mengantarkan Ke Profesinya sekarang. Mencintai sepak
bola dan semua isinya. Tukang analisis Receh dari pergolakan masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Mengenang Perjalanan Cinta Baim Wong dan Marshanda yang Katanya ‘Mantan Terindah’

Heboh Soal Impor Air, 10 Benda yang Diimpor ini Jadi Bukti Indonesia Tidak Kaya SDA