Amerika adalah salah satu negara yang paling berpengaruh besar pada reformasi dunia. Selain memiliki ekonomi yang makmur, mereka juga disegani berkat militer yang super kuat dan ditakuti dunia.
Baca Juga : 5 Drama Bayi Tertukar di Dunia Nyata Yang Sangat Emosional
Namun jujur saja, semakin hari Negeri Paman Sam itu semakin dibenci banyak orang karena berbagai macam alasan. Berikut adalah daftar alasan haters yang paling sering dijumpai ketika berbicara mengenai Amerika dilansir dari Listverse.
Seperti yang sudah disebutkan, Amerika merupakan negara dengan kekuatan militer yang paling maju di dunia ini. Karena kekuatan besarnya itu, Amerika selalu membantu sebuah negara dengan paksa untuk keuntungan pribadi mereka.
Harus diakui jika niatan membantu mereka memang baik dan benar, namun banyak negara merasa hal itu telah merusak harga diri mereka karena harus mendapat bantuan negara lain. Well, hal ini sebenarnya juga terjadi pada Indonesia loh. Apa pendapat kalian mengenai hal ini?
Meski jumlah penduduk Amerika cuma 5% dari keseluruhan populasi dunia, namun orang Amerika sendiri mengonsumsi 26% energi dunia. Tak cuma itu saja, Amerika juga merupakan satu-satunya negara yang melepaskan karbondioksida dalam jumlah super besar, yakni sekitar 23% . Padahal di sisi lain, 2 miliar orang lebih masih hidup tanpa listrik di dunia ini.
Tentu saja fakta-fakta itu membuat orang lain berpendapat miring tentang Amerika. Banyak yang beranggapan jika Amerika menggunakan terlalu banyak sumber alam tanpa memperdulikan negara lain yang juga membutuhkan.
Amerika dikenal sebagai negara yang selalu memenangi banyak hal. Tengok saja, mulai dari orang pertama yang menginjakkan kaki di Bulan, perang dingin, Tour de France, hingga perlombaan-perlombaan di Olimpiade.
Uniknya, kemenangan-kemenangan Amerika itu sulit diterima oleh negara lain dengan lapang dada. Banyak anggapan yang muncul jika Negeri Paman Sam itu akan melakukan apapun untuk menang, termasuk memanfaatkan kekayaan uang yang mereka miliki.
Amerika adalah negara industri terbesar kedua dengan jumlah orang-orang tergemuk per capita setelah Australia. Berkat banyaknya sumber dari pertanian, orang Amerika seakan-akan bisa memakan apapun yang mereka inginkan karena di sisi lain bisnis kuliner di sana juga makin menjamur.
Lagi, Amerika dianggap terlalu banyak berfoya-foya melakukan pemborosan terhadap makanan di saat penduduk negara lain masih banyak yang kesulitan untuk mencari makan. Apakah menurut kalian Amerika salah dalam hal ini?
Mulai dari insiden Vietnam hingga Bill Clinton, lalu ada Monica Lewinski hingga penemuan Osama Bin Laden di Iraq, Amerika seakan terlihat punya permasalahan yang menumpuk. Namun, mereka tak pernah sekalipun menyelesaikan masalah hingga tuntas, sehingga akhirnya semuanya menggantung.
Permasalahan Amerika biasanya baru selesai ketika mereka mendapat bantuan dari pihak lain, di mana hal itu baru terwujud setelah sebuah perdebatan panas terjadi. Hal ini seolah menunjukkan jika Amerika itu masih tak mau mengakui bantuan negara lain meski sangat membutuhkannya.
Baca Juga : 5 Hal Mengagumkan Tentang Muhammad Ali Yang Perlu Diketahui Umat Islam
Well, meski banyak dibenci banyak orang, namun harus diakui jika keberadaan Negeri Paman Sam memang sangat penting untuk keseimbangan militer dunia. Seperti diketahui, mereka sudah seperti polisi yang siap menghukum negara manapun yang tak taat pada peraturan dan bergerak di luar batas. Kalau pendapat kalian tentang Amerika sendiri bagaimana?
Senin (17/2/2025), situasi di Indonesia tiba-tiba mencekam bersamaan dengan munculnya aksi-aksi demo yang digelar oleh…
Sedang heboh tagar #KaburAjaDulu di berbagai media sosial. Sebuah ajakan untuk meninggalkan Tanah Air demi…
Nama Abidzar Al-Ghifari kembali menjadi sorotan setelah pernyataannya tentang drama Korea dalam sebuah podcast menuai…
Ketika wajib pajak susah bayar pajak, siapa yang dirugikan? Bukan hanya pemerintah tetapi juga masyarakat…
Nama Iris Wullur mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah ia membongkar dugaan perselingkuhan…
Sudah saatnya untuk selalu waspada terhadap tawaran kerja yang menggiurkan. Seperti kisah tentang 100 wanita…