Pernah denger nggak sih kalau nasib para driver ojek online tergantung pada ‘bintang’ yang diberikan oleh customer? Makanya, kalian nggak boleh sembarangan kasih bintang 1. Karena rating yang kalian berikan itu, bisa saja membuat driver dipecat oleh pihak perusahaan. Kan kasihan, hanya karena keegoisan kita, mereka jadi kehilangan pekerjaan.
Tapi ada juga loh, para customer yang bener-bener gampang banget kasih bintang satu buat tukang ojek. Parahnya lagi, alasan yang diberikan kadang kurang masuk akal. Hanya karena hal remeh, mereka mengungkapkan hal yang bikin nggak puas. Kira-kira, apa aja sih alasan konyol yang diungkapkan para customer? Berikut ini ada beberapa contohnya.
Muka lo boros kali, Tong…

Minta pelayanan kayak raja, cust satu ini berani bayar berapa coba?

Ini ojek online, bukan nebeng pacarmu mbak

Katanya puas tapi bintangnya satu? Positif aja, mungkin pelanggannya salah pencet bintang

Huh, ini semua gara-gara jarum!!

Kayak yang naik cakep aja…

Trus maunya piye? Ntar kalau driver cerewet dianggap sok kenal, jadi serba salah kan?

Kalau gitu jalan sendiri aja, jangan pesen ojol

Padahal drivernya bawa motor, bukan mobil…
