Insiden jatuhnya Pesawat Lion Air rute Jakarta – Pangkal Pinang kemarin membuat seluruh warga Indonesia berduka. Di sisi lain, banyak juga orang yang merasa ketakutan ketika harus menaiki pesawat. Menurut mereka, menggunakan pesawat dalam melakukan perjalanan hanya jadi opsi terakhir jika tak ada pilihan lainnya.
Mungkin sebagian dari kalian juga merasakan hal yang sama. Pikiran-pikiran buruk seperti pesawat terbakar, terjatuh dan turbulensi akan selalu datang menghantui. Sehingga membuat kita jadi lebih penakut daripada yang sebelumnya. Nah, kalau kalian sudah merasakan ketakutan berlebihan terhadap pesawat, jangan-jangan Sahabat Boombastis telah mengidap penyakit ini.
Namanya adalah aerophobia
Jika Sahabat Boombastis sudah merasakan ketakutan untuk naik pesawat, bisa jadi itu adalah gejala awal dari penderita aerophobia. Gangguan yang juga disebut dengan aviophobia ini sebenarnya tak hanya takut naik pesawat terbang saja, tapi juga kendaraan lainnya. Misalnya helikopter, balon terbang dan juga semua transportasi udara yang enggak bisa kita sebutkan satu persatu di sini.
Aerophobia juga disertai dengan ketakutan-ketakutan lain
Gangguan satu ini tidak berdiri sendiri Sahabat Boombastis. Aerophobia juga diikuti dengan beberapa ketakutan lainnya. Dilansir dari laman hellosehat.com, jika pada umumnya akan ada gangguan lain seperti claustrophobia yaitu ketakutan terhadap ruang sempit dan tertutup.
Inilah gejala dari penderita aerophobia
Selain diikuti oleh ketakutan lain, aerophobia juga mempunyai beberapa gejala yang muncul pada penderitanya. Bersumber dari suara.com, gejala yang bisa kita kenali adalah berkeringat, gelisah dan juga denyut jantung meningkat. Hal ini mirip sekali dengan kita yang ingin melakukan sidang dan harus menghadapi para dosen killer.
Ada solusi di balik setiap masalah
Kalian benar-benar menderita aerophobia? Tenang Sahabat Boombastis, masalah ini ada solusinya kok. Pertama,hal yang bisa kalian lakukan adalah selalu berpikir positif. Ya, ini adalah jalan utama untuk mengatasi fobia satu ini. Alasannya karena semua ketakutan itu berasal dari pikiran diri sendiri. Apabila kalian berpikir positif, dijamin deh tidak akan ada rasa ketakutan lagi.
Tragedi pesawat jatuh memang sering kali membuat kita yang melihatnya menjadi was-was dan mendatangkan ketakutan untuk naik transportasi udara tersebut. Hal ini sangat wajar terjadi kok Sahabat Boombastis. Akan tetapi, perlu diingat jika kejadian nahas ini tak seharusnya untuk dipikirkan terus menerus. Cobalah untuk berpikir positif supaya tidak mendatangkan ketakutan atau lebih parahnya aerophobia tadi. Kalau sudah terlanjur aerophobia dan tidak segera dihilangkan, ketakutan tersebut akan terus berlarut-larut dan tak tahu kapan berakhirnya.