Kasus mengenai Lia Eden tentunya sempat bikin heboh Indonesia. Bagaimana tidak, mengaku Tuhan hingga Nabi baru di akhir zaman sempat membuat banyak orang geleng kepala. Apalagi pengikutnya sendiri yang tidak sedikit jumlahnya. Bahkan sampai saat ini diperkirakan masih ada yang menjalankan ajarannya.
Lupakan sejenak mengenai Lia Eden, ada nabi baru lagi yang ajarannya bikin geleng kepala. Pasalnya dirinya mengaku menjual surga dengan harga 2 juta rupiah. Lalu banyak kah orang yang mengikutinya? Simak ulasan berikut.
Abdul Muhjib si nabi palsu dan surganya
Akhir-akhir ini memang banyak orang-orang yang mengaku sebagai nabi palsu, mulai dari Lia Eden dan beberapa orang lain yang juga melakukan serupa. Namun dari beberapa kasus itu tentunya tidak akan seheboh dengan Nabi palsu Abdul Muhjib ini.
Warga yang tahu mulai kesal dan geram
Lantaran ajarannya yang dianggap menyimpang, alhasil banyak warga pun mulai geram melihatnya. Meskipun jumlah anggotanya tidak banyak, akan tetapi tiket surga yang diperjualbelikan nyatanya laku dibeli oleh lima orang di Karawang. Awalnya, tidak ada yang mengira kalau apa yang diajarkan oleh Abdul Muhjib ini sesat, namun lama kelamaan modus itu pun terbongkar.
Guru spiritual Abdul Muhjib menyangkal dia muridnya
Sebelumnya, Abdul Muhjib sering kali mengatakan kalau dirinya pernah berguru di pesantren di Subang. Alhasil ditelusuri pula jejak gurunya yang menurut Muhjib jadi pengajar akan ajaran yang kini disebarkan itu. Di padepokan yang dipimpin oleh Ghani, diperkirakan dirinya belajar mengenai pelajaran agama itu.
MUI pun bertindak atas kejadian ini
Karena sudah banyak pengaduan dari masyarakat, alhasil MUI pun turun tangan atas kejadian ini. Salah satu langkahnya adalah mencari sosok guru seperti yang dijelaskan sebelumnya. Nah langkah lain adalah dengan mengeluarkan status sesat pada ajaran yang disebarkan oleh Abdul Muhjib sehingga tidak ada yang mengikutinya lagi.
BACA JUGA: 5 Orang ini Pernah Bikin Geger Indonesia Gara-Gara Mengaku Utusan Tuhan
Di zaman yang edan ini memang banyak orang-orang mengaku suci hingga jadi nabi. Oleh sebab itu kita mesti hati-hati dan jangan mudah percaya apalagi jika menyalahi ajaran agama. Yang jelas setiap agama mengajarkan kebaikan dan tidak ada yang menyuruh menyimpang.