Pada dasarnya, Tuhan memang menciptakan hewan untuk manusia. Entah untuk dimanfaatkan tenaganya, atau juga dikonsumsi. Namun yang namanya manusia, selalu saja tamak dan ingin lebih. Alhasil, hewan-hewan yang tadinya sebatas untuk hal-hal yang penting dan mendasar saja, sudah mulai dimanfaatkan untuk sesuatu yang tidak benar. Misalnya dengan dijadikan mereka sebagai hiburan yang dikemas lewat pertarungan sampai mati.
Sampai hari ini tercatat banyak sekali hewan-hewan yang jadi korban manusia karena diadu sedemikian rupa. Alasannya sendiri sih juga bermacam-macam. Mulai hanya untuk kesenangan biasa, berjudi, bahkan ada pula yang dibuat menjadi bagian dari kebudayaan. Sejak kecil pun kita sudah terbiasa dengan hal-hal seperti ini.
Nah, berikut adalah daftar hewan malang yang sering dijadikan korban aduan hanya untuk kesenangan manusia.
1. Ayam
Aduan ayam adalah olahraga berdarah yang sangat terkenal di Indonesia. Seperti yang sudah kamu ketahui, mekanisme pertarungan ini adalah dengan mengadu ayam jantan atau jago dewasa. Pemenangnya ditentukan jika salah satu ayam sudah menunjukkan ketakutan terhadap lawan, hingga yang paling parah adalah kematian salah satu kontestan. Aktivitas yang juga dikenal dengan sabung ayam ini sudah dikenal sejak dulu, dan jadi kegiatan favorit masyarakat.
2. Ikan Cupang/Betta
Ikan Cupang tak hanya terkenal karena warnanya yang super cantik dan bentuk siripnya yang beraneka ragam, tapi juga sifat agresifnya yang bikin kagum. Ikan cantik satu ini memang sangat pemarah ketika dihadapkan dengan satu sama lain, khususnya bagi para pejantan. Alhasil, hewan ini pun juga sering dipertarungkan dengan tujuan untuk senang-senang.
3. Jangkrik
Serangga yang sering dijadikan pakan burung ini juga seringkali diadu hanya untuk kesenangan yang sebentar. Pertarungannya sendiri hanya dikhususkan untuk jangkrik jantan dengan cara pertarungan konvensional, alias disatukan di tempat yang sama dan kemudian dibiarkan berkelahi sampai salah satunya menyerah. Aduan jangkrik ini bisa dibilang kejam, pasalnya baik menang atau kalah, mereka akan rusak tubuhnya. Bisa kaki putus, isi perut keluar, sampai kematian.
4. Anjing
Meskipun predikatnya adalah sahabat terbaik manusia, anjing sendiri juga seringkali diadu satu sama lain. Lagi-lagi tujuannya hanya untuk manusia bisa bersenang-senang saja. Pertarungan anjing ini sangat terkenal di awal abad 18 hingga 19.
Perkembangan aduan anjing ini ternyata melebihi ekspektasi. Alih-alih hanya untuk kesenangan, ternyata si anjing agresif yang dilatih untuk bertarung tersebut juga dipakai untuk melakukan aksi kriminal. Hal ini pernah terjadi di Amerika beberapa tahun lalu dan pelakunya adalah para gangster. Untungnya saat ini kegiatan menyakiti hewan tersebut sudah sama sekali dilarang. Ketika seseorang ketahuan melakukannya, maka sudah pasti akan dihukum.
5. Laba-Laba
Di Indonesia pertarungan laba-laba mungkin hal yang jarang ditemui, namun di beberapa negara seperti Singapura, Filipina dan Jepang, permainan ini sudah sangat lumrah. Pertarungannya sendiri berbeda dari yang lainnya di daftar ini karena juga melibatkan si betina.
Aktivitas ini juga dilarang karena menanamkan pesan yang buruk terutama kepada anak-anak. Alasan lain juga karena permainan ini disusupi perjudian hingga akhirnya dianggap aktivitas ilegal.
Untungnya deretan aktivitas ini sudah dilarang sama sekali sekarang. Kalau tidak, entah sudah tinggal berapa hewan-hewan yang diadu tersebut tersisa. Belum lagi jumlah uang yang dipakai untuk judi. Memelihara hewan sama sekali tidak masalah, namun ketika tujuannya bukan untuk merawat malah justru diadu seperti ini, maka tentu saja ini menyalahi apa yang ada. Pada intinya, hewan juga layak untuk hidup seperti kita.