Buat yang sudah kerja, pasti sering atau setidaknya pernah merasa pekerjaannya melelahkan, membosankan, atau kadang bikin stres. Kalau sudah muncul perasaan seperti ini, kita jadi merasa bahwa pekerjaan orang lain lebih santai dan nggak bikin stres. Ujung-ujungnya, kita jadi makin males mau berangkat ke kantor.
Yang nggak banyak orang tahu, pekerjaan orang lain yang terlihat gampang itu sebenarnya juga nggak semudah yang kita bayangkan, lho. Kita juga tidak tahu kan sisi melelahkan atau membosankan dari pekerjaan mereka? Bahkan sebenarnya pekerjaan yang kelihatannya paling gampang dan paling santai justru terkadang jauh lebih sulit dari yang kamu kira. Belum tentu kamu betah mengerjakan pekerjaan tersebut dalam sebulan. Contohnya pekerjaan berikut ini.
1. Guru
Ketika kita membicarakan profesi seorang guru, yang muncul pertama di benak kebanyakan orang adalah ‘PNS’ dan gaji teratur serta tunjangan besar. Ya itu memang nggak salah sih, tapi di balik tunjangan yang bermacam-macam itu, tersimpan juga berbagai kesulitan dan tantangan. Bayangkan saja, jadi guru itu nggak cuma asal berangkat ke sekolah terus ngajar dari buku paket atau LKS. No… guru itu lebih dari itu.
Itu masih dalam hal materi pengajaran. Belum kalau ketemu murid yang susahnya minta ampun. Mulai yang nggak mau diatur, sampai yang diajarin nggak ngerti-ngerti juga. Bayangkan, mengajar 1 orang saja nggak gampang lho, ini satu kelas dan kadang guru itu mengajar sampai 3 atau 4 kelas dan kadang lebih. Nanti kalau muridnya nilainya jelek, guru yang disalahkan, kalau murid nilainya bagus, muridnya yang dibilang pintar. Nanti murid ditegur, muridnya cuek saja, giliran dikerasin dikit, lapor orang tua katanya dianiaya. Nah, susah juga kan?
2. Jualan Online
Sepintas, jualan online memang terlihat gampang. Tinggal upload foto barang, dikasih caption yang menarik beres sudah, orderan akan datang sendiri. Ini juga nggak sepenuhnya benar. Jualan online juga punya banyak suka duka. Upload foto barang jualan di media sosial nggak akan serta merta membuatmu langsung banyak dilirik pembeli. Lewat jualan online, calon pembeli lebih gampang membandingkan harga barang tersebut. Jadi mereka tidak serta merta akan langsung membeli produkmu.
Nggak semua orang suka dengan online shop, jadi kadang kalau kamu jualan lewat media sosial, kamu juga harus rela di-block oleh user yang nggak mau lihat iklan jualan. Apalagi kalau ternyata kamu jualannya pakai akun media sosial pribadi. Itu masih dalam tahap promo, belum lagi dengan keribetan saat ngobrol dengan calon pembeli.
Selain itu, ada juga risiko penipuan. Jangan dikira yang bisa melakukan penipuan cuma orang yang pura-pura jualan di online shop. Kadang penipu juga menyamar sebagai seorang pembeli. Ya tujuannya biar bisa dapat keuntungan berupa barang gratis atau uang. Ada yang mengaku-ngaku sudah transfer, tapi ada juga yang sampai membuat bukti transfer palsu. Kata siapa jualan online itu gampang?
3. Tukang Parkir
Melihat pekerjaan tukang parkir memang terlihat gampang dan santai. Duduk santai seharian, kalau ada kendaraan yang mau parkir atau keluar parkir, baru deh berdiri sambil teriak “Yak kanan, kiri dikit, banting setir, maju, mundur, terus.. teruss… op”. Cuma begitu saja kamu sudah bisa dapet 2 ribu untuk satu kendaraan. Kalau sehari ada 50 kendaraan, udah bisa dapet 100 ribu. Itu baru sehari, kalau sebulan? Udah bisa dapet 3 juta.
Nggak hanya itu saja, tukang parkir resmi biasanya akan memberikan uang setoran kepada pihak yang berwenang. Jadi sistem yang mereka dapatkan biasanya adalah gaji, bukan sekedar uang parkir yang didapat hari itu. Nah, kalau tukang parkir yang nggak resmi, kamu masih perlu berhadapan dengan preman-preman yang menguasai lokasi tersebut. Perlu minta ijin, atau juga bayar setoran. Belum lagi kalau sampai ada tawuran antar warga gara-gara rebutan lahan parkir seperti yang pernah terjadi di wilayah Sawojajar, Kota Malang pada tahun 2012. Masih bilang jadi tukang parkir itu gampang?
4. Tukang Bersih-Bersih / Tukang Sampah
Ada yang bilang jadi tukang sampah atau tukang bersih-bersih itu gampang. Tinggal menyapu, kumpulin sampahnya, lalu dibuang. Padahal sebenarnya jadi profesi yang juga sering disebut sebagai pasukan kuning ini nggak gampang, lho.
Setiap hari, kamu harus berjalan beberapa kilometer sambil membawa gerobak dan menyapu jalanan. Ngumpulin sampah di gerobak buat dibawa ke tempat pembuangan sampah. Pekerjaan ini jelas sudah bikin capek dan repot. Belum lagi dengan panasnya terik matahari yang dijamin bakal bikin kulit kamu hitam. Jadi kalau kamu tipe orang yang nggak mau terkena terik matahari, nggak dianjurkan buat bekerja jadi pasukan kuning.
5. Penulis
Ini nih yang juga sering banget dianggap pekerjaan gampang. Bisa kerja di rumah, tinggal nyari materi di internet, ditulis, selesai sudah. No.. no.. no.. Jadi penulis itu nggak sesederhana itu, lho. Nyari ide tulisan itu nggak sesederhana sekedar cari materi di internet. Kalau sekedar bikin artikel yang lagi sering dibicarakan, apa bedanya dengan tulisan lain yang sudah ada?
Itu cuma di tahap mencari ide dan membuat tulisan. Ada lagi risiko lain yang siap menghadang, yaitu risiko hak cipta. Jadi penulis itu nggak bisa lho asal copy paste sumber di internet. Kalau kamu asal copas, ya siap-siap saja kena semprit atau bahkan berurusan dengan pihak yang berwajib karena kamu telah melanggar hak cipta. Belum lagi kalau ternyata tulisanmu menyinggung beberapa pihak tertentu baik disengaja ataupun tidak. Bisa-bisa kamu nggak tidur gara-gara kepikiran banyaknya orang yang protes dengan tulisanmu.
Ternyata kalau dipikir lebih jauh, nggak ada kan pekerjaan yang benar-benar gampang? Semua pekerjaan itu punya risiko dan kesulitannya sendiri. Jadi belum tentu juga kamu bisa mengerjakan pekerjaan orang lain yang menurut kamu gampang karena setiap orang punya skill alias keahliannya masing-masing. Sudah, jangan suka sirik dengan orang lain!