Menuntut ilmu adalah sebuah kewajiban bagi kita dari sejak lahir hingga liang lahat. Sebab, ilmu bisa jadi bekal dalam menjalani hidup. Dengan ilmu, seseorang bisa mencapai impian dan cita-citanya, entah itu dapat pekerjaan bagus atau jadi kaya raya.
Beberapa sekolah di bawah ini rupanya bisa jadi contoh nyata bagaimana usaha keras dalam menuntut ilmu. Bagaimana tidak, pasalnya meskipun hanya punya satu guru dan murid, namun mereka terus melakukan kegiatan belajar dan mengajarnya. Semua demi masa depan sang murid dan keinginan keras belajarnya. Lalu sekolah mana saja sih itu? Biar gak panasaran, simak ulasan di bawah ini.
Di Malaysia ada sekolah cuma satu murid
Malaysia memang terkenal dengan pendidikannya yang lumayan maju dan diutamakan. Namun siapa sangka di negeri itu pula ada sebuah sekolah yang muridnya hanya seorang saja. Dilansir dari laman Merdeka, Sekolah Rendah Jenis Kebangsaan Cina (SJKC) bernama Aik Hua pada tahun 2016 hanya memiliki seorang murid saja yang datang ke sekolah.
Dulu banyak diminati, sekarang tinggal seorang murid saja
Ternyata nasib yang sama dialami oleh salah satu sekolah Kecamatan Xianyou, Provinsi Fujian, China. Di sekolah yang lumayan layak namun ternyata hanya ada satu murid saja yang diajar oleh gurunya.
Karena masalah ekonomi, sekolah hanya ada satu guru dan murid
Di sebuah desa Provinsi Hubei di China, masalah ekonomi rupanya membuat banyak penduduk di sana harus pergi ke kota. Lantaran membawa anak mereka juga, akhirnya sekolah-sekolah desa pun jadi sepi oleh siswa. Alhasil di salah satu sekolah hanya ada satu murid dan guru saja yang aktif melakukan kegiatan belajar-mengajar setiap harinya.
Akibat Urbanisasi, murid hanya seorang saja
Kasus lain dialami oleh sebuah sekolah di Desa Gaoyang, Chongqing, China. Lagi-lagi, karena masalah urbanisasi memaksa banyak penduduknya untuk pergi ke kota. Apalagi adanya refomasi pendidikan membuat banyak orang di sana yang menganggap kalau sekolah kota lebih layak ketimbang pendidikan yang ada di desa.
BACA JUGA: 5 Bocah SD yang Punya Semangat Luar Biasa untuk Sekolah Meski Hidup dalam Keterbatasan
Hal ini tentunya jadi tamparan keras bagi kita dalam menuntut ilmu. Bagaimana tidak, mereka terus berjuang untuk belajar walaupun banyak masalah yang dihadapi. Sedangkan kita, kadang tak ada kuota saja sudah merengek dan minta berhenti. Seharusnya kita contoh perjungan para guru dan murid itu.