Kalau mau dibandingkan dengan negara lain, Korea Utara adalah negara yang sangat tertutup. Tak banyak orang yang tau tentang bagaimana kondisi di dalam negara yang dipimpin oleh Kim Jong Un ini. Mereka hidup dengan sangat mandiri dan tak banyak bergantung serta kerja sama dengan negara lain. Namun, meski begitu, penduduk di Korea Utara menerima begitu saja segala aturan yang ditetapkan.
Meski masuk dalam list negara yang sangat individualis, nyatanya pembangunan dan teknologi Korea Utara tidak kalah maju dan mengerikan bila dibandingkan dengan Amerika dan Rusia. Bahkan, perkembangan tentang rudal mereka sering sekali masuk dalam pemberitaan internasional. Apa sih rahasianya? Simak dalam uraian berikut ini ya!
Infrastruktur yang sudah memadai dan serba ada
Korea Utara adalah negara yang otoriter, meskipun begitu infrastruktur di sana dibangun dalam waktu yang sangat cepat. Seperti contohnya saja, proyek “Mirae Scientist Street”, sebuah kawasan yang didedikasikan untuk ilmuwan dan insinyur. Dilansir dari kompas.com, Mirae Scientist Street ini merupakan kawasan yang nantinya akan ada berderet apartemen berkapasitas 500 unit, sebuah pusat penitipan, taman kanak-kanak, dan bangunan lainnya yang ditujukan kesejahteraan penghuni.
Pekerja yang disebut dengan nama Pyongyang Speed
Menariknya, para pekerja yang mengerjakan proyekan yang ada di Korut ini disebut juga dengan nama Pyongyang Speed. Masih melansir kompas.com, istilah ‘Pyongyang Speed’ pertama kali digunakan pada 1958 dalam rangka merayakan kecepatan rekonstruksi ibu kota setelah hancur akibat Perang Korea.
BACA JUGA: 6 Hal Tidak Berguna Yang Dilakukan Kim Jong-un Untuk Memenuhi Hasrat Pribadi
Atas keberhasilan Mirae Street ini, Perdana Menteri Korut, Park Pong Ju, mengatakan bahwa bangunan tersebut merupakan satu dari banyak proyek yang paling sukses di era Kim Jong Un. Maka ke depan, mereka akan terus menaruh kepercayaan dan harapan kepada para pendidik dan ilmuwan, demi mewujudkan kemajuan negara yang semakin tinggi.