Sebuah kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Entah saat kita sedang lengah ataupun saat kita sudah sangat hati-hati sekalipun. Misal saat sedang berdiri di pinggir jalan sesuai aturan, tiba-tiba kita ditabrak. Atau saat kita kelelahan hingga saat mengendarai kendaraan jadi tidak bisa konsentrasi. Dampaknya adalah kita bisa terjatuh atau menubruk sesuatu. Paling parah adalah terjadi kematian.
Dini hari kemarin (25/5) istri seorang pengamat politik ternama Indonesia, Yudi Latif meninggal akibat tabrakan. Korban mengendarai mobil mewah Mercy bersama dua anaknya. Seperti apa detail beritanya, mari kita simak bersama-sama.
1. Siapakah Istri Dari Yudi Latif, Pengamat Politik Hebat Indonesia
Dini hari tadi, sekitar pukul dua dini hari. Istri dari pengamat politik Yudi Latif meninggal akibat kecelakaan tunggal. Istri beliau bernama Linda Natalia Rahma. Seorang yang cukup berpengaruh juga untuk negeri ini. Bahkan Linda sempat akan menjalani pelantikan anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan.
2. Kronologi Kecelakaan Yang Terjadi Pada Linda Natalia Rahma
Sebelum kecelakaan, tiga hari yang lalu (22/5), Linda dan dua anaknya pergi ke rumah orang tua Linda. Biasanya sebelum puasa, Linda akan ke makam ayahnya. Setelah itu dia akan merayakan ulang tahun ibunya. Semuanya dilakukan Linda sendiri di Tasikmalaya tanpa didampingi sang suami.
Saat berada di Tol JORR, mobil Linda mendadak oleng. Lalu menabrak besi pemisah jalan. Linda yang menyetir langsung tewas di tempat sedangkan kedua anaknya selamat. Bahkan belum tahu jika ibu mereka telah tidak bernyawa lagi.
3. Sebuah Firasat Yang Diterima Yudi Latif
Sebelum kecelakaan terjadi. Bahkan sekitar dua bulan yang lalu Linda pernah mengatakan kata-kata yang aneh kepada Yudi Latif. Linda mengatakan pada suaminya agar kelak jika meninggal dunia dia harus dimakamkan di Tasikmalaya. Dimakamkan dekat dengan ayahnya.
Apa yang dapat kita pelajari dari kejadian ini adalah tidak memaksakan diri. Jika ada situasi yang tidak memungkinkan lebih baik menunda. Hal-hal yang terlalu dipaksakan biasanya berakhir dengan sesuatu yang tidak kita inginkan. Selalu berhati-hati dan mempertimbangkan situasi adalah hal yang lebih utama.