Banyak orang yang lebih mengenal sosok Osama bin Laden sebagai biangnya teror bersama kelompok Al-Qaeda. Terlebih, kasus runtuhnya gedung WTC pada 2001 silam semakin mempertegas dirinya sebagai teroris nomor wahid yang diburu Amerika Serikat. Namun tak banyak yang tahu, Osama bin Laden mempunyai sisi lain yang unik.
Selain dikenal sebagai pemimpin Taliban, Osama ternyata datang dari kalangan pengusaha yang kaya raya. Dilansir dari viva.co.id, ia merupakan anggota klan bin Laden yang memang dikenal sebagai keluarga pengusaha sukses di Arab Saudi. Tentu saja, Osama juga memliki beberap sisi unik lainnya yang luput dari perhatian selama ini.
Datang dari keluarga pengusaha kaya raya
Sang ayah, Mohammed Awad bin Laden memiliki banyak istri dari pernikahannya. Dilansir dari viva.co.id, Osama sendiri memiliki 54 saudara. Kejayaan klan ini dimulai saat kelayrha tersebut dipegang oleh Bakr bin Laden. Di mana ia akhirnya membuat Dewan Bisnis beranggotakan 11 kerabat.
Dirikan Taliban karena kecewa dengan Arab Saudi
kedekatan Arab Saudi dengan Amerika Serikat rupanya memiliki arti tersendiri di mata Osama bin Laden. Dilansir dari viva.co.id, ia terpaksa menyingkir ke Sudan sebagai bentuk protesnya terhadap negeri petrodollar tersebut. Diketahui, Arab Saudi memang menjalin hubungan kuat dengan AS. Terutama di bidang kerjasama militer.
Pemimpin militer yang tak mengakses internet dan hobi bertani dan
Alih-alih menjadi pengusaha, Osama memilih jalan hidup yang lain dari anggota keluarga dengan berjihad melawan hegemoni barat. Dilansir dari viva.co.id, negeri Paman Sam itu bahkan menghargai kepala Osama senilai US$50 juta. Uniknya, ia memilih tidak menggunakan akses internet demi keamanan dirinya.
Sosok yang hobi mengenal dunia barat dan teori konspirasi
Sebagai pucuk pimpinan Taliban , Osama juga merasa perlu untuk mempelajari lawan-lawannya dari dunia barat. Sumber dari dunia.tempo.co menuliskan, ia diketahui membaca Obama’s Wars oleh Bob Woodward, dan hasil studi pensiunan kolonel Inggris John Hughes-Wilson tentang kesalahan intelijen militer.
BACA JUGA: 5 Kontroversi Mohammed bin Salman yang Gegerkan Masyarakat Timur Tengah
Meskipun kini dirinya telah tiada, kisah di atas mengungkapkan betapa uniknya sosok Osama tersebut. Meski kerap dianggap brutal atas aksi-aksinya bersama Taliban oleh kaum barat, toh ternyata dirinya juga memiliki sisi humanis yang bahkan jauh berkebalikan dari selama ini yang ditampilkan.