Pusing ketika bangkit dari duduk itu sudah bukan hal yang asing lagi bagi kita semua. Sebab, ini rasa pusing tersebut sering terjadi tidak berlangsung lama. Sehingga, banyak orang yang meremehkan dan memilih untuk melupakan saja. Tapi, orang-orang baru merasa dirinya sakit sewaktu kasus ini juga diikuti dengan penglihatan yang kabur.
Padahal fenomena kesehatan satu ini sebaiknya tidak untuk diabaikan Sahabat Boombastis. Apalagi jika sudah terlalu sering, kemungkinan ada gangguan yang terjadi pada kesehatan kita. Contohnya seperti di bawah ini.
Ciri dari kemunculan hipertensi ortostatik awal
Salah satu alasan mengapa orang sering pusing saat berdiri dari duduk adalah gejala munculnya hipertensi ortostatik awal. Seperti yang dikatakan oleh Dr M. A Ikram selaku epidemiologi hipertensi ortostatik di Erasmus University Medical Centre Rotterdam, Belanda. Bahwa fenomena ini bisa terjadi karena adanya penurunan sementara jumlah darah. Nah, darah yang seharusnya merupakan pemasok oksigen ke otak, menjadi berkurang dan akhirnya membuat orang tersebut mengalami pusing.
Tubuh mengalami dehidrasi
Selain hipertensi ortostatik, penyebab lainnya adalah tubuh kekurangan cairan alias dehidrasi. Ya, menurut Christopher Gibbons selaku Profesor Neurologi dari Harvard Medical School, kalau dehidrasi bukan hanya karena kurang minum saja Sahabat Boombastis. Tapi juga volume darah yang mungkin dalam keadaan rendah atau tekanannya juga di bawah normal.
Terlalu banyak mengonsumsi obat-obatan tertentu
Seperti yang kita tahu, kalau tidak semua orang cocok dengan obat-obatan. Banyak dari orang awam yang alergi dengan obat-obatan tertentu. Nah, hal ini juga bisa jadi faktor pemicu dari pusing ketika bangkit dari duduk. Hal ini juga disampaikan oleh seorang Profesor Neurologi di Johns Hopkins University bernama Christopher Gibbons.
Sampai sejauh ini, memang pusing ketika bangkit dari duduk tak perlu terlalu dikhawatirkan. Beberapa peneliti menjelaskan jika pusing ketika ingin berdiri merupakan suatu hal yang alami. Namun, untuk orang yang berusia sekitar 44 hingga 66 tahun perlu untuk diawasi. Alasannya karena keseimbangan sudah mulai berkurang dan kekuatan tulangnya telah jauh berkurang.