Kalian semua pasti setuju kalau semua barang yang diproduksi pasti ada kadaluarsanya. Bahkan, barang-barang yang tak pernah kita duga pun ada masanya untuk dihentikan pemakaiannya. Salah satunya adalah helm, benda pelindung kepala pengendara motor. Pasti kalian juga baru mengetahui kan kalau helm ada masa kadaluarsanya?
Berbicara soal kadaluarsa helm, mungkin banyak di antara kalian yang bertanya-tanya bagaimana cara mengetahuinya. Padahal biasanya, benda pelindung kepala tersebut tetap awet meski sudah digunakan bertahun-tahun lamanya. Sehingga banyak pengendara motor yang ogah menggantinya karena masih layak pakai.
Selain ditentukan dari estimasi waktu, ada ciri-cirinya juga lho. Pertama, cat pada helm sudah mulai memudar atau retak-retak. Biasanya ini terjadi karena helm sering dipakai di bawah sinar matahari ataupun hujan deras. Kemudian tanda selanjutnya adalah karet lis pada bagian depan dan bawah helm sudah mulai kendor atau lepas dengan sendirinya. Lalu, kaca helm juga sudah mulai buram dan susah untuk dibersihkan kembali. Biasanya para pengendara sih tidak terlalu memikirkan hal ini karena kaca helm bisa diganti sesuka hati.
Kadaluarsa helm ini juga tergantung dari pemakaian dan penyimpanannya juga lho. Jika kalian memakai dan menyimpannya secara sembarangan, bisa dipastikan umur helm akan semakin pendek. Nah, supaya helm kalian tidak cepat kadaluarsa, bisa menyimpannya di tempat yang bersih dan terbuka. Kemudian, untuk penggunaannya juga jangan sampai teledor ya. Jika helm basah karena hujan, harus segera dikeringkan dengan cara yang benar. Lalu hal terakhir yang perlu diingat adalah helm jangan sampai jatuh karena itu bisa mengurangi kekuatan dari helm.