Saat ini, kereta menjadi salah satu transportasi favorit masyarakat Indonesia. Selain harganya yang bisa disesuaikan, kendaraan tersebut juga minim risiko mabuk perjalanan karena jalur perjalanan yang antimacet. Memiliki jalur sendiri membuat kereta selalu jadi ‘Raja Jalanan’ yang musti diprioritaskan.
Nggak heran kalau begitu banyak orang yang mengira kalau jadi pengemudi kereta itu mudah. Padahal, masinis merupakan salah satu profesi yang begitu berat lho. Nggak percaya? Berikut ini adalah ulasan sisi lain masinis yang mungkin selama ini nggak kamu sadari.
Trauma melihat kematian
Salah satu pengemudi lokomotif menuturkan jika setiap masinis yang menjalankan tugas pasti pernah menabrak seseorang. Saking seringnya peristiwa nahas tersebut terjadi, bahkan sampai ada pepatah yang mengatakan jika “masinis kalau belum menabrak belum dikatakan masinis”.
Beban tanggung jawab yang begitu berat
Kira-kira, kamu tahu nggak sih kalau harga satu lokomotif serie CC206 itu sekitar 20 miliar? Iya, mahal banget. Belum lagi rangkaian gerbong yang ada di belakang plus ratusan nyawa yang dibawa di dalam gerbong. Membawa aset negara dengan nilai yang fantastis itu beban tanggung jawab lho, gaes, eh tentu nyawa penumpang itu nggak lebih nggak ternilai.
Kudu selalu konsentrasi penuh
Profesi masinis sama sekali nggak cocok buat orang yang konsentrasinya mudah pecah. Sebab, selain memiliki kondisi ketahanan fisik yang kuat, seorang masinis juga diwajibkan punya daya konsentrasi yang oke.
Harus bisa mandiri
Siapa yang bisa diandalkan oleh seorang masinis? Jawabannya adalah diri sendiri. Selain bawa tanggung jawab berat, jadi masinis juga harus bisa berdiri di atas kaki sendiri, tanpa bertumpu pada siapapun. Walhasil, seorang masinis juga kudu tahu tentang mesin.
Itulah sisi lain dunia masinis. Di balik kesan keren dan petualangan, ternyata begitu banyak beban yang harus ditanggung. Sekarang jadi jelas kan, kalau profesi masinis nggak semudah kelihatannya. Terlebih, jam keberangkatan kereta juga nggak bisa dipastikan, kadang siang, pagi bahkan malam. Dan tentu saja seorang masinis harus siap kapanpun dibutuhkan.