Islam adalah agama yang selalu mengajarkan kebaikan. Namun, karena ulah segelintir orang yang banyak melakukan tindakan terorisme, Islam jadi dipandang miring. Banyak sekali negara-negara di Eropa dan Amerika menganggap Islam adalah agama yang penuh dengan kekerasan. Bahkan ada yang dengan gampang menyebut Islam sebagai agama teroris.
Akibatnya banyak sekali warga muslim yang jadi minoritas di negara itu jadi bulan-bulanan massa. Ada yang di-bully di sekolah, ada yang dikucilkan di lingkungan, hingga menghadapi kekerasan secara fisik dan mental dari warga negara yang membencinya.
Berikut 5 negara yang saat ini toleransi terhadap warga muslimnya rendah.
1. Amerika
Amerika sudah beberapa kali mendapatkan serangan teroris dari Al-Qaeda. Salah satu serangan paling besar terjadi pada 11 September 2001 silam. Dua gedung pencakar Langit diruntuhkan oleh teroris hingga membuat Amerika murka. Akhirnya mereka membuat serangan balasan dengan memburu Al-Qaeda di Afganistan.
![Islam di Amerika [image source]](https://boombastis.sgp1.digitaloceanspaces.com/wp-content/uploads/2015/11/Islam-di-Amerika.jpg)
Di sekolah-sekolah atau pun kampus, banyak siswa yang kerap mendapatkan bullying. Mereka yang terbukti beragama islam akan dijauhi temannya. Bahkan banyak pula pekerja yang dipecat karena melakukan ibadah secara Islam.
2. Prancis
Prancis adalah negara yang memiliki sekitar 5 juta penduduk Muslim. Sayangnya, hal ini tidak ditunjang dengan meningkatnya toleransi kepada kaum Muslim. Prancis adalah negara pertama yang melarang penggunaan Jilbab dan sejenisnya bagi wanita. Hal ini dilakukan dengan alasan agar semua warga menjadi sama dan terintegrasi.
![Muslim di Prancis [image source]](https://boombastis.sgp1.digitaloceanspaces.com/wp-content/uploads/2015/11/Muslim-di-Prancis.jpg)
3. Jerman
Sekitar Januari 2015 lalu, sebanyak 17.500 orang melakukan demo di jalanan untuk menolak adanya Islamisasi di Jerman. Banyak penduduk menganggap Islam sebagai agama yang tidak benar. Mereka meyakini jika Islam adalah agama yang membuat banyak kekacauan di seluruh dunia.
![Islam di Jerman [image source]](https://boombastis.sgp1.digitaloceanspaces.com/wp-content/uploads/2015/11/Islam-di-Jerman.jpg)
4. Inggris
Inggris adalah teman dekat dari Amerika. Jadi sudah jelas jika banyak kebijakan yang ada di Amerika juga dilakukan di Inggris. Kekerasan terhadap Muslim terjadi di jalanan hingga membuat banyak warga muslim menjadi ketakutan. Pasalnya banyak sekali warga yang dipukuli di tengah jalan hingga wajahnya diberi kotoran manusia.
![Muslim London saat solat pun dijaga [image source]](https://boombastis.sgp1.digitaloceanspaces.com/wp-content/uploads/2015/11/Muslim-London-saat-solat-pun-dijaga.jpg)
5. Italia
Sentimen terhadap Islam sedang tinggi-tingginya saat ini. Hal ini terjadi akibat banyaknya imigran yang masuk dari Libya berencana melakukan aksi terorisme yang terinspirasi ISIS. Akhirnya mau tidak mau Italia berusaha melarang semua pengungsi terutama yang berkeyakinan Muslim atau dianggap teroris.
![Muslim di Italia [image source]](https://boombastis.sgp1.digitaloceanspaces.com/wp-content/uploads/2015/11/Muslim-di-Italia.jpg)
Selain lima negara di atas, sebenarnya masih banyak negara yang memiliki sinisme pada Islam. Bahkan di negara-negara yang penduduknya banyak beragama Islam, toleransi pun tetap rendah. Padahal Islam adalah agama yang mengajarkan kebaikan kepada banyak orang. Bukan agama yang membuat semua hal jadi berantakan.